Apa Itu Gradle?

sukakoding.com

Gradle adalah…

Jika kalian sedang browsing ke google tentang Apa Itu Gradle? saya yakin anda adalah developer pemula yang sedang belajar mengembangkan android. Apa sih Gradle itu? dan kenapa untuk mengembangkan android harus menggunakan gradle? simak ulasan kami disini.

Secara singkat Gradle adalah tools untuk mengotomatisasi pembangunan sebuah proyek secara tersistem seperti mengkompilasi source code untuk di terjemahkan ke bahasa biner, menjalankan beberapa tes, dan unit unit yang berkaitan dengan lingkungan pengembangan secara otomatis. Jika pada pengembangan android sebelumnya kita sering menggunakan Ant, Repositori Ivy dan Maven, Gradle dapat mengatasi semua itu. Pada dasarnya Gradle adalah pengembangan dari tiga tools tersebut.

Fungsi Fungsi Pada Gradle Script

sukakoding.com

Setidaknya ada tiga hal yang harus kalian pahami tentang fungsi gradle

build.gradle (Project: JudulAplikasi)

Ini adalah file yang mengatasi proyek kalian yang dibuat otomatis ole Android Studio. Disarankan jangan mengedit apapun pada file ini karena dapat merusak sinkronisasi antara file java dan xml.

build.gradle (Module: app)

Ini adalah file yang menampung informasi tentang paket yang kalian gunakan untuk mengembangkan android. Seperti Sdk yang digunakan, versi gradle yang digunakan, dependensi yang dibutuhkan dan masih banyak lagi.

settings.gradle(Project Settings)

Ini adalah file yang menampung tentang beberapa pengaturan untuk aplikasi kalian.

Proses Building APK

sukakoding.com

Pada bagan di atas dapat kalian lihat bahwa gradle berperan sebagai penyatu antara file java, librari, gambar,  serta file xml untuk di compile menjadi file apk.

Kenapa Android Studio Menggunakan Gradle Untuk Build Sistemnya?

Alasan yang mendasar adalah karena gradle sangat fleksibel sehingga memudahkan para developer untuk mengembangkan android. Serta didukung dengan Instan Run yang dapat mempercepat saat menjalankan aplikasi di emulator atau perangkat asli. Instan Run hanya mendukung perangkat dengan API di atas 20. Kalian bisa pelajari lebih dalam tentang gradle pada documentasi Android Studio pada link berikut https://developer.android.com/studio/intro/index.html?hl=id

Baca Juga:  #1. Tutorial HTML Dasar - Pengenalan (Bahasa Indonesia)

Gradle VS Maven

Fleksibilitas

Google memilih Gradle sebagai alat pengembangan android ; tidak untuk menulis script, tetapi karena Gradle dimodelkan dengan cara yang extensible dengan cara yang paling mendasar. Model Gradle juga memungkinkan untuk digunakan dengan pengembangan asli dari bahasa C / C ++ dan dapat diperluas untuk mencakup ekosistem apapun.

Gradle dan Maven memberikan konvensi di atas konfigurasi. Namun, Maven menyediakan model yang sangat kaku yang membuat kustomisasi membosankan dan kadang-kadang tidak mungkin. Meskipun hal ini dapat membuat lebih mudah untuk memahami setiap diberikan Maven membangun, selama Anda tidak memiliki persyaratan khusus, itu juga membuatnya tidak cocok untuk banyak masalah otomatisasi.

Performa

Pembangunan yang lebih cepat merupakan hal yang paling dicarin developer.

sukakoding.com

Ada 3 fitur utama yang membuat Gradle jauh lebih cepat dari Maven

  • Inkrementasi – Gradle menghindari kerja dengan melacak input dan output dari tugas dan hanya berjalan apa yang diperlukan, dan hanya memproses file yang berubah bila memungkinkan.
  • Membangun Cache – menggunakan kembali membangun output dari setiap Gradle lain membangun dengan input yang sama, termasuk antara mesin.
  • Gradle Daemon – Sebuah proses berumur panjang yang membuat membangun informasi “panas” dalam memori.

User Experience

Masa Maven lagi berarti bahwa dukungan melalui IDE yang lebih baik bagi banyak pengguna. Dukungan IDE Gradle terus meningkatkan dengan cepat. Misalnya, Gradle sekarang memiliki DSL berbasis Kotlin yang memberikan pengalaman IDE jauh lebih baik. Tim Gradle bekerja sama dengan IDE-pembuat untuk membuat mengedit dukungan yang lebih baik – menantikan untuk update.

Manajemen ketergantungan

Sebagai konsumen perpustakaan, Maven memungkinkan seseorang untuk menimpa ketergantungan, tetapi hanya dengan versi. Gradle menyediakan disesuaikan seleksi ketergantungan dan substitusi aturan yang dapat dinyatakan sekali dan menangani dependensi yang tidak diinginkan proyek-lebar. Mekanisme substitusi ini memungkinkan Gradle untuk membangun beberapa proyek sumber bersama-sama untuk membuat komposit membangun.

Baca Juga:  Cara Membobol Akun Mobile Legends Teknik Profesional

Semoga artikel di atas dapat membantu masalah anda dalam mengembangkan android. sekian dari admin terimakasih.

Baca juga: Cara Membuat Website Professional 100% GRATIS Terbaru.

3 Balasan pada “Apa Itu Gradle?”

  1. Makasih min sangat bermanfaat sekali. Artikelnya keren mudah dipahami. Kini saya paham apa itu gradle. Thanks ya min

  2. Pingback: #2. Tutorial HTML Dasar - Sejarah HTML (Bahasa Indonesia) - Suka Koding

  3. Pingback: #1. Tutorial HTML Dasar - Pengenalan (Bahasa Indonesia) - Sukakoding

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.