9 Framework Dan Library Terpopuler 2018

sukakoding.com

Hai Sukakoders, Framework adalah sebuah kerangka kerja dari bahasa pemrograman native. Setiap Developer mempunyai definisi tersendiri untuk mendefinisikan framework seperti sebuah tools untuk mempermudah pengembangan, penyempurna dari bahasa native tersebut dll. Apapun definisinya yang jelas para developer sangat terbantu dengan adanya framework. Seperti definisi yang bermacam macam, cara penggunaan dari framework itupun juga berbeda beda tergantung dari bahasa yang digunakan. Langsung saja berikut 10 Framework Dan Library Terpopuler 2018.

1. Node.js

Siapa yang tidak tahu node.js, sejak kemunculanya tahun 2009 sampai sekarang node.js menjadi library dari javascript terpopuler mengalahkan jQuery yang dulu sempat booming di awal kemunculanya. Dengan munculnya Node.js membuat bahasa Javascript menjadi bahasa terpopuler dari tahun 2013 sampai sekarang. Karena dengan adanya Node.js orang tidak perlu mempelajari bahasa yang dikhususkan untuk server web seperti PHP, JSP, ASP dll. Node.js memiliki pustaka server HTTP sendiri sehingga tidak perlu menginstal web server seperti apache untuk dapat menjalankanya.

2. Angular JS

Jika Node.js adalah raja dari library maka raja dari framework adalah Angular JS. Angular JS juga berkontribusi membuat bahasa Javascript menjadi raja bahasa pemrograman yang tak terkalahkan di dunia. Angular di buat oleh raksasa teknologi Google. Angular JS menggunakan prinsip OOP, jadi kalian gak perlu kawatir untuk penulisan kode yang tidak rapi karena Angular JS menggunakan konsep MVC. Sama seperti framework Javascript lainya jika kalian ingin menggunakan angular maka kalian bisa mendownloadnya di situs resmi angular disini. Setelah itu tinggal kalian hubungkan dengan document HTML kalian.

3. .NET Core

Muncul pesaing library terbaik yaitu .NET Core. ada keunggulan tersendiri dari .NET Core dan Node.js yang tidak bisa admin sebutkan satu satu. salah satunya dari segi secure untuk .NET Core lebih unggul dari  Node.js karena kode yang di kompilasi terlebih dahulu sebelum di deploy yang berbeda dengan Node.js yang pada dasarnya adalah pengembangan dari bahasa Javascript yang aslinya adalah bahasa yang berjalan dari sisi client, sehingga kita cukup mudah jika ingin melihat script nya.

Baca Juga:  Penyebab Dan Cara Terhindar Dari Virus Komputer

.NET Core adalah salah satu usaha dari Microsoft untuk merangkul lebih banyak developer dengan mengembangkan teknologi .NET yang open source dan multi-platform os artinya .NET Core tidak hanya bisa berjalan di Windows tetapi bisa juga di sistem operasi Linux maupun macOS.

4. React JS

Diurutan ke empat lagi lagi diisi oleh library dari Javascript, yap apa kalian tahu sosial media yang sering kalian gunakan setiap hari seperti Facebook dan Instagram adalah salah satu produk dari React. mungkin ada beberapa dari kalian yang bertanya “hlo bukanya facebook di bikin menggunakan PHP?” itu benar tapi itu sebelum munculnya React. Karena perkembangan facebook yang signifikan dengan fitur fitur yang semakin canggih membuat Mark berpikir akan sangat memberatkan Facebook jika kita harus meload halaman tiap kali ingin merequest data dari server. Sebenarnya cara ini sudah di antisipasi dengan munculnya konsep ajax. untuk definisinya bisa kalian cari di google. Intinya adalah kita bisa melakukan request ke server tanpa harus meload halaman web kita. React bekerja layaknya konsep ajax dengan begitu kalian tidak akan merasakan halaman web yang di load ketika membuka facebook.

5. Cordova

Cordova adalah alat yang memungkinkan kalian membuat aplikasi mobile dengan teknologi web. ya kalian tidak perlu jago java untuk membuat aplikasi android atau jago swift untuk membuat aplikasi iOS. dengan Cordova kalian bisa memanfaatkan skill koding web kalian untuk menciptakan aplikasi mobile. keuntunganya lagi adalah dengan sekali kode kalian bisa menjalankan aplikasi kalian di berbagai perangkat mobile atau multiplatform.

6. Firebase

Firebase adalah sebuah platform database buatan Google yang akhir -akhir ini menjadi jajanan baru bagi para Developer , gak aneh kalo sekarang banyak Developer yang sudah beralih ke Firebase karena berbagai fitur dan kelebihannya, Salah satunya adalah Realtime Database. Firebase tidak hanya digunakan untuk paltform web tetapi juga terintegrasi dengan android. Dengan fitur Realtime Database membuat aplikasi kalian tidak perlu melakukan reload untuk mengupdate data.

Baca Juga:  #5. Tutorial HTML Dasar - Ngoding Dengan Tag Dan Atribute HTML ( Bahasa Indonesia).

7. Xamarin

Xamarin adalah sebuah software development tool yang bisa digunakan untuk membangun aplikasi mobile berbasis android, ios dan windows phone. Secara umum, proses pembuatan aplikasi mobile di Xamarin tidak terlalu jauh berbeda dengan Android Studio. Perbedaan mendasar hanya terletak pada script Java yang lebih ‘rapi’ (karena berbasis set dan get untuk sebuah assignmnet) dan C# yang lebih ‘singkat’ (karena berbasis property ).

8. Hadoop

Hadoop adalah framework atau platform open source berbasis Java di bawah lisensi Apache untuk support aplikasi yang jalan pada Big Data. Hadoop menggunakan teknologi Google MapReduce dan Google File System (GFS) sebagai fondasinya.

9. Spark

Sama seperti hadoop, spark digunakan untuk menghadapi tantangan pengelolaan Big Data. spark hadir untuk mengatasi kelemahan Hadoop yaitu tidak bisa mengolah data set yang sama secara paralel/bersamaan.

Itulah daftar 9 Framework Dan Library Terpopuler 2018 versi sukakoding. jika kalian punya framework yang menurut kalian sangat berpotensi populer di tahun 2018 ini bisa kalian cantumkan di komentar. Pasti dari kalian ada yang bertanya kenapa framework terkenal seperti laravel, codeigniter, yii framework, jQuery tidak masuk pada daftar? jawabanya adalah pertama, PHP memang sangat terkenal di kalangan developer Indonesia, tapi untuk skala Internasional PHP masih kalah dengan bahasa pemrogrmana lain seperti JAVA, Python dan C#. Untuk lebih jelasnya kalian bisa baca 10 Bahasa Pemrograman Terpopuler 2018 di website ini. Kedua, karena teknologi yang tiap hari semakin maju membuat framework atau library tersebut tersaingi. Tidak bisa dipungkiri bahwa framework tersebut pernah menjadi raja dalam periode kejayaanya masing masing.

3 Balasan pada “9 Framework Dan Library Terpopuler 2018”

    1. Library itu kayak gudangnya kode. Sedangkan framework bisa di katakan bahasa pemrograman yang di custom agar lebih mempermudah dalam menegerjakan projek

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.