#1 Tutorial CodeIgniter – Installasi Dan Struktur Direktori CodeIgniter (Bahasa Indonesia)

sukakoding.com

Hai Sukakoders, melanjutkan pembahasan kemarin tentang pengenalan codeigniter, sekarang kita akan melakukan installasi serta memahami apa saja isi dari tiap folder yang ada di codeigniter.

Installasi CodeIgniter

Pertama silahkan kalian download dulu codeigniter di website resminya disini. Jika sudah, ekstrak file nya kemudian copy atau pindahkan folder instalasi tadi ke dalam folder htdocs pada xampp kalian. Jika kalian melakukan instalasi secara default folder xampp berada di direktori C:, lalu copy kan folder tadi ke C:/xampp/htdocs. Jika sudah silahkan kalian rename folder tadi dengan nama yang mudah saja. Disini admin menggunakan nama ci.

Tes Code

Jika kalian sudah mengopy folder sesuai dengan instruksi, sekarang buka xampp control panel kalian, kemudian aktifkan server apache dengan mengklik tombol start di sampingnya. Karena kita belum berhubungan dengan database, maka kalian tidak perlu mengaktifkan mysql nya. Selanjutnya kalian buka browser kalian. pertama kita akan mengetes server kita, apakah sudah berjalan atau belum. silahkan ketik di kolom url kalian dengan kata localhost. jika muncul halaman dasbord xampp, maka server kalian sudah berjalan dengan baik. Sekarang kita uji codeigniter kita. disini admin me rename folder ekstrak tadi dengan nama ci, jadi di kolom url bisa admin tuliskan localhost/ci. jika sukses maka akan tampil tulisan seprti gambar dibawah

sukakoding.com

Struktur Direktori CodeIgniter

Dalam paket distribusinya, Codeigniter memiliki 3 direktori yaitu application, system, dan user_guide.

application

digunakan untuk menempatkan file file dari aplikasi yang akan kita buat. semua fungsi serta file pendukung seperti CSS, Javascript, Audio, VIdeo dan gambar juga kalian letakan disini.

penempatan file ke direktori application harus di klasifikasikan sesuai ketentuan yang sudah ditetapkan oleh codeigniter. Codeigniter telah menyiapkan beberapa sub-direktori didalam folder application untuk memudahkan kita dalam menyimpan file yang dibutuhkan. Berikut daftar sub-direktorinya

Baca Juga:  #0 Tutorial Codeigniter - Pengenalan (Bahasa Indonesia)

sukakoding.com

Penjelasan

  • cache -> untuk menyimpan halaman yang telah di buka dan di tembolokan
  • config -> berisi daftar file konfigurasi untuk aplikasi kita
  • controllers -> berisi daftar file controller
  • core -> dugunakan untuk menampung file induk atau file inti yang akan digunakan sebagai induk kelas.
  • helpers -> digunakan untuk menampiung file helper ( file fungsi yang di definisikan sendiri)
  • Hooks->Untuk menyimpan file pendukung aplikasi
  • language -> untuk mendefinisikan konstanta dalam bahasa yang kita inginkan
  • libraries -> berisi file library dalam bentuk kelas yang kita definiskan sendiri
  • logs -> menyimpan file log atau catatan error secara otomatis
  • third_party -> untuk menyimpan plugindari pihak ketiga
  • views -> berisi daftar file view yang kita definisikan sendiri

System

Berisi daftar file kode yang disediakan CodeIgniter, yang diklasifikasikan berdasarkan fungsinya.

sukakoding.com

Penjelasan

  • core -> berisi daftar file yang merupakan kelas inti didalam codeigniter, seperti CI_Controller, CI_Model, dll
  • database -> berisi file driver dan tool yang digunakan untuk keperluan akses databaase
  • font -> berisi daftar font
  • helper -> berisi fungsi standar yang disediakan codeigniter
  • language -> berisi daftar file bahasa ( untuk keperluan translasi bahasa)
  • libraries -> berisi file pustaka standard yang disediakan oleh CI

user_guide

berisi dokumentasi codeigniter dalam bentuk HTML.

What’s Next?

oke untuk pengenalan serta instalasi sudah kita selesaikan, pertemuan berikutnya kita akan mulai ngoding untuk membuat aplikasi ‘Hello World’

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.